Bullet Journal

Apa itu Bullet Journal? | Bullet Journal Indonesia @williamwchandra

Bullet Journal williamwchandra

Haiiii guys!!!! Blog post kali ini aku buat untuk menjelaskan tentang Bullet Journal. Belum banyak blog yang menjelaskan tentang apa itu bullet journal, jadi aku memutuskan untuk menulis tentang bullet journal dalam Bahasa Indonesia. Dari pertengahan bulan Mei 2017 ini, aku sudah mulai kebiasaan atau hobi baru yaitu Bullet Journal!! Yay!! Bullet Journal benar-benar membantu aku banget terkait planning dan tracking kehidupan aku sehari-hari. Jadi langsung aja aku jelasin ya.

Perkenalan Bullet Journal

Bullet Journal adalah suatu sistem untuk mengorganisasi informasi yang sangat fleksibel dan mudah untuk dikustomisasi seperti perencanaan (planning), catatan inspirasi, catatan untuk mengingat sesuatu, dan bisa juga untuk dokumentasi kebiasaaan, mood, dan lain-lain. Sistem bullet journal pertama kali diperkenalkan oleh Ryder Carroll.

Sistem bullet journal sangat sederhana dan hampir sama dengan to-do lists. Bedanya adalah sistem bullet journal lebih fleksibel dibandingkan dengan to-do lists. Kalau to-do lists adalah daftar hal yang perlu dikerjakan dalam suatu waktu tertentu, sedangkan sistem bullet journal mengizinkan kita untuk memindahkan suatu hal ke lain hari dan bahkan membatalkan suatu hal. Sistemnya lebih kompleks namun lebih fleksibel. Simbol-simbol sistem yang aku gunakan dapat dilihat pada gambar berikut.

Simbol Bullet Journal williamwchandra
Simbol Bullet Journal williamwchandra

Pada Gambar di atas dapat dilihat simbol-simbol yang digunakan beserta kegunaannya.

  • Simbol kotak adalah tugas (task).
  • Simbol kotak dengan satu arsir (/) menandakan kalau tugas sudah dimulai.
  • Simbol kotak yang diarsir (/) menandakan kalau tugas sudah selesai.
  • Simbol o menandakan sebuah event.
  • Simbol segitiga menandakan sebuah janji, misalnya rapat, janji temu, dll.
  • Simbol – menandakan sebuah catatan (notes).
  • Simbol > menandakan kalau tugas itu dimigrasi ke lain hari.
  • Simbol kotak yang disilang (X) menandakan kalau tugas itu dibatalkan.
  • Simbol seru (!) menandakan kalau tugas itu adalah prioritas.

Simbol-simbol di atas tidak wajib diikuti ya teman-teman. Kalian boleh buat simbo-simbol sendiri yang kalian suka.

Komponen Penting Bullet Journal

Secara keseluruhan, Ryder Carroll memperkenalkan bullet journal sebagai kerangka yang memiliki modul. Modul-modul tersebut dapat bebas digunakan, dikombinasikan, atau bahkan pengguna bisa membuat modul baru sesuai dengan kebutuhannya. Ada 4 modul utama yang diperkenalkan oleh Ryder Carroll yaitu, Index, Future Log, Monthly Log, dan Daily Log. Informasi mengenai masing-masing modul dapat dibaca pada poin-poin di bawah ini.

  • Index berfungsi sebagai penanda halaman yang memudahkan pengguna untuk mencari modul-modul pada bullet journal. Index ini bersifat opsional, jadi tidak wajib digunakan.

    Contoh Index williamwchandra.com
    Contoh Index (sumber: creativelive blog)
  • Future Log adalah bagian pertama pada sebuah bullet journal. Mengapa? karena pada saat memulai bullet journal, journal kita masih kosong. Jadi modul future log ini digunakan untuk menandai hari-hari penting selama satu tahun kedepan misalnya hari libur, hari ulang tahun, dan lain-lain, agar ketika kita memulai Monthly Log, kita mengetahui ada hari penting apa saja yang ada pada bulan itu.

    Contoh Future Log williamwchandra.com
    Contoh Future Log (sumber: Fuzzable)
  • Monthly Log digunakan untuk menandai hari-hari penting selama satu bulan kedepan sehingga ketika mengerjakan daily log kita mengetahui kegiatan penting tersebut.

    Monthly Log Bullet Journal williamwchandra
    Monthly Log Bullet Journal williamwchandra
  • Daily Log. Pada bagian daily log inilah kita menggunakan sistem bullet journal yang telah dijelaskan sebelumnya. Daily log dapat membantu kita untuk mengingat tugas serta kegiatan apa yang akan kita lakukan pada suatu hari.

    Daily Log Bullet Journal williamwchandra
    Daily Log Bullet Journal williamwchandra

Perkembangan Bullet Journal

Untuk memulai sebuah bullet journal, hal yang diperlukan hanya sebuah buku catatan (note book) dan pulpen. Dengan dua hal tersebut, kita sudah bisa membuat modul-modul di atas. Namun, setelah diluncurkan oleh Ryder Carroll, bullet journal memiliki komunitas yang sangat berkembang dan kreatif. Pengguna bullet journal banyak menambahkan koleksi-koleksi (collections) pada 4 modul tersebut seperti:

  • Savings Goals digunakan untuk menargetkan tabungan dalam kurun waktu tertentu dan bisa juga untuk hal-hal tertentu. Misalnya untuk tabungan liburan, tabungan beli handphone, dll.

    pinterest
    Gambar 6 Contoh Savings Goal (sumber: pinterest)
  • Habit Tracker digunakan untuk memantau kebiasaan kita dari hari ke hari. Misalnya kebiasaan minum air putih, olahraga, baca buku, belajar, tidur sebelum jam 12, dsb.

    bullet journal
    Gambar 7 Contoh Habit Tracker (sumber: bullet journal)
  • Expense Tracker digunakan untuk memantau pengeluaran kita selama satu bulan atau bisa juga satu hari.

    pinterest 1
    Gambar 8 Contoh Expense Tracker (sumber: pinterest)
  • Mood Tracker digunakan untuk memantau mood atau perasaan kita dari hari ke hari.

    pinterest modd
    Gambar 9 Contoh Mood Tracker (sumber: pinterest)

Perlu diingat teman-teman, selama membuat dan menggunakan bullet journal, kita tidak wajib untuk menggunakan dekorasi dan hiasan yang berlebihan. Poin utama dari sebuah bullet journal adalah fungsinya. Jangan sampai dekorasi yang diberikan malah mengganggu fungsi bullet journal sebenarnya. Selain itu, bullet journal itu sangat personal. Jadi kalian boleh menggunakan bullet journal itu sesuka hati kalian baik dari segi dekorasi, design, dan modul ataupun collections. Misalnya ketika seorang pengguna bullet journal menggunakan koleksi Habit Tracker, teman-teman tidak perlu mengikutinya jika koleksi itu tidak dibutuhkan.

Setelah melihat beberapa contoh di atas, teman-teman sudah lihat kan kalau bullet journal ini sangat fleksibel. Sebuah bullet journal dapat digunakan untuk keperluan apa saja. Yang paling penting adalah bullet journal tersebut bermanfaat bagi penggunanya.

Kalau teman-teman mau tau cara membuat bullet journal untuk pemula, teman-teman bisa baca ini -> Cara Membuat Bullet Journal

Untuk blog post lain terkait bullet journal, teman-teman bisa lihat ini -> Bullet Journal Blog williamwchandra.com

Aku juga aktif posting Bullet Journal di Instagram Story -> @williamwchandra

 

Semoga teman-teman mendapat informasi dan inspirasi dari blog post ini ya. Ayo mulai membuat Bullet Journal 🙂

 

William Wei Chandra – @williamwchandra

Indonesian born-and-raised, I lived in Indonesia for 20 years and currently live in Taiwan. I speak Bahasa Indonesia, English, and Chinese (and still learning). The next language that I want to learn would be French or Spanish. I love to write, capture moments, create beautiful things (designing, editing photos&videos), and travel (exploring the nature). Oh! one more thing, I’m a bullet journalist. I’ve been doing it for almost 1 year    You can follow me @williamwchandra

Tagged

8 thoughts on “Apa itu Bullet Journal? | Bullet Journal Indonesia @williamwchandra

  1. kepikiran mau mulai buat bujo awal tahun ini, tapi sampai udah penghujung tahun masih aja belum terlaksana. thanks kak infonya, manfaat banget dan ini penjelasan paling simple dari sekian banyak artikel, haha semoga bisa mulai journaling tahun depan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *